guru-mengajar-di-kelas-ilustrasi-_130523113141-686

75 Ribu Guru Pensiun

Senin, 17 Oktober 2016, 16:00 WIB

JAKARTA — Wakil Ketua Komisi X DPR RI Fikri Faqih menilai, tugas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dalam menangani persoalan guru masih banyak yang perlu dituntaskan.

“Beberapa persoalan, misalnya, dari 3,9 juta guru, baru satu juta guru yang memenuhi syarat minimal kualifikasi akademik S1 atau Diploma IV. Bahkan, dari dari tersebut,  baru 1,9 juta yang tersertifikasi,” ujarnya, kemarin.

Di tengah minimnya jumlah guru yang baru tersertifikasi tersebut, anak-anak Indonesia harus mengalami kenyataan bahwa hingga tahun 2020, terdapat 316 ribu guru yang akan mengalami pensiun. “Artinya, rata-rata per tahun terdapat 75 ribu guru yang pensiun,” kata politikus dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Persoalan tersebut jika tidak dicari solusinya secara cepat dan bijaksana, akan mengurangi daya saing anak bangsa dalam menghadapi era globalisasi karena rekrutmen tenaga pendidik baru yang berkualitas lebih lambat dibandingkan laju pertumbuhan anak Indonesia yang masuk usia sekolah.

Minimnya kemampuan pemerintah untuk menghasilkan tenaga pendidik baru berkualitas itu tecermin dari daya tampung asrama Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang berkisar di angka 5.000. Padahal, kebutuhan untuk memenuhi hal tersebut setiap tahun sebesar 40 ribu per tahun.

 

Sumber Republika online