berita

BERITA KEGIATAN PENGABDIAN MASYARAKAT

Kegiatan Workshop Pemanfaatan Timbangan dari Limbah Kayu serta Buku Pop-Up dan Implementasinya sebagai Upaya Pengembangan Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis bagi Pembelajaran Tunagrahita di KKG SLB Gugus XXIX Kabupaten Cirebon telah dilaksanakan oleh dosen-dosen dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UGJ pada tanggal 14 – 16 September 2019. Kegiatan workshop ini dilaksanakan di gedung SLB Pangeran Cakrabuana, Depok, Cirebon dengan tujuan agar para pendidik dapat memberikan inovasi yang baru dan kreatif untuk dapat menarik minat siswa. Minat dapat membantu dan memudahkan siswa berkonsentrasi dengan pemusatan pikiran terhadap suatu pelajaran. Jadi, tanpa adanya minat, konsentrasi terhadap pelajaran sepertinya sangat sulit untuk ditingkatkan dan dipertahankan, mengingat daya konsentrasi anak dalam keadaan statis hanya dapat bertahan hingga beberapa menit saja.

Dalam memperjelas makna pesan yang disampaikan untuk mencapai tujuan pembelajaran dan pendidikan maka diperlukan alat atau perantara yang dapat membantu proses pembelajaran yang disebut media pembelajaran (Ahmadi, F., 2017:73). Oleh karena itu, dengan media yang kreatif dan menarik yaitu timbangan dari limbah kayu dan buku pop-up sebagai media pengembangan kemampuan pemahaman konsep matematis dipercaya dapat meningkatkan minat belajar siswa khususnya pada mata pelajaran matematika. 


Kegiatan workshop ini dihadiri oleh kurang lebih 30 peserta perwakilan dari berbagai SLB yang ada di Kabupaten Cirebon, tamu undangan antara lain ketua KKG XXIX Kabupaten Cirebon Bapak Fathurozi, M. Pd, ketua gugus XXIX Kabupaten Cirebon Bapak Tisna Ruhiyat, M. Pd serta dua pemateri yaitu Ibu Dr. Oom Sitti Homdijah dan Ibu Een Ratneningsih, M. Pd. 
Dalam sambutannya ketua gugus XXIX Kabupaten Cirebon Bapak Tisna Ruhiyat, M. Pd mengatakan bahwa Pengabdian Kepada Masyarakat yang dilakukan oleh dosen FKIP UGJ ini sangat membantu para guru mengajar karena memang konsep pembelajaran pada peserta didik di SLB masih terbatas sehingga setelah diberi pemahamannya diharapkan guru-guru dapat mengaplikasikannya dalam proses belajar mengajar di kelas.
Sebelum acara workshop dimulai peserta diperkenankan untuk mengisi soal pretest mengenai kemampuan pedagogik dan media pembelajaran yang telah disediakan panitia. Tak hanya soal pretest panitia juga menyiapkan soal post test yang harus diisi oleh peserta workshop untuk mengukur perkembangan kemampuan peserta workshop sebelum dan sesudah kegiatan workshop dilaksanakan. 
Antusias para peserta sangat terlihat pada saat mereka dilibatkan dalam pembuatan buku pop-up secara berkelompok. Para peserta membagi tugas mulai dari menggunting pola gambar yang telah didesain, memotong karton, mengelem gambar, dan lain sebagainya hingga akhirnya berbentuk menjadi sebuah buku pop-up. Setelah buku pop-up selesai dibuat, guru model mengimplementasikannya dalam pembelajaran di kelas beserta timbangan dari limbah kayu.
 

Sumber : FKIP