berita

Mahasiswa PGSD Mendapatakan Kuliah Umum Kewirausahaan

Pada era disruption ini,  dunia pendidikan dituntut untuk dapat menghasilkan sumber daya manusia yang mampu menghadapi tantangan global, regional, nasional, maupun internasional.  Salah satunya menerapkan karakter kewirausahaan dalam setiap pembelajaran di sekolah ataupun di perguruan tinggi. Pada perkuliahan pembelajaran tematik dan pendidikan IPA SD oleh Nailah Tresnawati, S.Si, M. Pd., yang bekerjasama dengan Universitas Negeri Semarang (UNNES) berusaha mewujudkan mahasiswa PGSD yang memiliki karakter kewirausahaan yaitu mandiri, cerdas, kreatif, inovatif, kerja keras, dan tanggung jawab melalui sebuah pembelajaran dengan menggunakan pendekatan STEM ( Sains, Technology, Engineering, Math) berbasis kearifan lokal yang di danai oleh Ristekdikti pada skema  penelitian PKPT.  Dalam pembelajaran ini mahasiswa PGSD menghasilkan produk kewirausahaan yaitu batik “sains” dengan pewarna alami dari beberapa tumbuhan lokal yang ada di wilayah Cirebon. 

Caption


Mengingat akan pentingnya karakter kewirausahaan mahasiswa PGSD dalam pembelajaran tematik dan pendidikan IPA ini, maka  program studi PGSD UGJ menggelar kuliah umum dengan tema  “MENUMBUHKAN JIWA KEWIRAUSAHAAN PADA MAHASISWA PGSD DALAM MENCIPTAKAN INDUSTRI KREATIF BERBASIS KEARIFAN LOKAL”, pada hari Jumat, 10 Mei 2019. Bertempat di FKIP kampus 2 UGJ, peserta yang mengikuti kegiatan ini di dominasi oleh mahasiswa yang menempuh matakuliah pembelajaran tematik SD dan matakuliah pendidikan IPA SD. Peserta yang mengikuti acara ini  terlihat sangat antusias.

Wakil dekan 1 FKIP UGJ Dr.Drs. H. Iin Wariin B, M.Pd, menuturkan dalam sambutannya sekaligus pembukaan acara ini, bahwa tujuan kuliah umum ini membekali mahasiswa untuk berwirausaha, sesuai dengan visi program PGSD yaitu mencetak mahasiswa menjadi guru profesional, juga sebagai entrepreneur yang mengangkat nilai-nilai kearifan lokal. 


Sementara itu, narasumber yang di hadirkan pada acara ini adalah bapak Akir Saputra, entrepreneur sukses dalam merintis bisnis, baik kuliner, elektronik, atau beberapa bisnis lainnya, serta motivator entrepreneur go export,  sekaligus seorang  penggagas AI (Action Indonesia) di Cirebon Jawa Barat. Pada kesempatan kali ini narasumber membagikan beberapa pengalamannya dan memberikan beberapa tips dan kiat sukses dalam memulai usaha dan menjalankan usaha.

Akir Saputra memaparkan bahwa terdapat lima kunci utama, yaitu : pertama, harus berani melakukan sebuah perubahan. Kedua, memiliki mimpi besar, ketiga selalu menggunakan otak kanan, menggali keberanian dan kreatif. Sedangkan yang ke empat, kita harus belajar dari pesaing sehingga kita menemukan sebuah peluang untuk lebih inovatif. Dan yang terakhir, menciptakan produk. Beliau menambahkan bahwa menjadi menjadi seorang pengusaha dapat memberikan kontribusi untuk orang lain terutama lapangan pekerjaan. “ketika sudah memiliki ide atau gagasan berwirausaha segera keluar dari zona nyaman menjadi seorang pegawai dan memilih profesi sebagai wirausaha” Ujarnya.
Hasil dari kuliah umum kewirausahaan ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi mahasiswa yang hadir, serta merubah mindset para mahasiswa untuk menciptakan sebuah lapangan pekerjaan, sehingga mereka mampu menghadapi era disruption ini, yang selalu berinovasi dan menjadi seorang pengusaha yang mengangkat nilai nilai kearifan lokal. (Nailah)


 

Sumber : PGSD