Berdirinya Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Unswagati Cirebon diawali dengan bergabungnya  Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan PGRI Ciwaringin Cirebon ke Universitas Swadaya Gunung Jati Cirebon pada tanggal 20 Mei 1979. Pada awalnya fakultas ini memiliki 5 (lima) Program  Studi yaitu: (1) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia; (2) Pendidikan Matematika; (3) Pendidikan Administrasi dan Supervisi Pendidikan; (4) Teknologi Pendidikan, dan (5) Pendidikan Bahasa Inggris. Namun karena kebijakan pemerintah, maka dua program studi yaitu Program Studi Teknologi Pendidikan dan Program Studi Administrasi dan Supervisi Pendidikan ditutup. Selanjutnya sejalan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat akan pendidikan, maka pada bulan Februari 1995 Bapak Achmad Bazzi, SE. (saat itu selaku Pembantu Rektor II Unswagati yang melaksanakan tugas Rektor), memberikan tugas kepada Sdr. Drs. Rochanda Wiradinata (saat itu sebagai Dosen Fakultas Ekonomi) untuk membuka jurusan/Program Studi Pendidikan Ekonomi-Akuntansi yang pada saat itu dikenal dengan nama Pendidikan Dunia Usaha (PDU-Akuntansi) dan berhasil mendapatkan ijin operasional untuk dibuka pada tahun kuliah 1995/1996.

Dewasa ini FKIP Unswagati memiliki empat program studi yaitu:(1) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, (2) Pendidikan Matematika, (3) Pendidikan Bahasa Inggris, (4)  Pendidikan Ekonomi, dan (5) Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD).

Sebagai perguruan tinggi tertua, berdiri semenjak 29 Desember 1962 silam Universitas Swadaya Gunung Jati (Unswagati) Cirebon menjelma menjadi perguruan tinggi terbesar di wilayah timur Jawa Barat. Mengelola 7 Fakultas, Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Fakultas Pertanian, Fakultas Teknik, Fakultas Kedokteran dan Pascasarjana. Mahasiswa yang menuntut ilmu di Kampus Macan Ali ini mencapai sekitar 14.000 mahasiswa. Apalagi yang akan dilakukan kedepan?

Di Unswagati dari 7 Fakultas tersebut dan 17 Program Studi (Prodi) yang kini semuanya terakreditasi B kecuali Prodi Pendidikan Dokter dan Ilmu Komunikasi yang masih C dan segera akan dilakukan reakreditasi. Sementara 15 prodi lainnya semuanya sudah B. Antara lain, Prodi Ilmu Hukum, Prodi Manajemen, Prodi Akuntansi, Prodi Administrasi Negara (AN), Prodi Ilmu Komunikasi, Prodi  Pendidikan Bahasa Indonesia, prodi Pendidikan Matematika, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris dan Prodi Pendidikan Ekonomi.

Kemudian, Prodi Agroteknologi dan Agribisnis di Fakultas Pertanian, Prodi Teknik Sipil di Fakultas Teknik, Prodi Pendidikan Dokter di Fakultas Kedokteran. Sementara di Pascasarjana, ada Prodi Agronomi, Prodi Magister Hukum, Prodi Magister Administrasi, Prodi Pendidikan Bahasa Indonesia.  Nah, kini pada Diesnatalis yang ke-53 Tahun, Unswagati mempersembahkan Prodi baru untuk masyarakat di Wilayah Cirebon, yakni Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD)  yang SK-nya sudah ditandatangani oleh Kementerian Riset Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

Sesuai dengan salinan asli surat Keputusan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia dengan Nomor: 19/KPT/I2015 Tentang PEMBUKAAN PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR PROGRAM SARJANA PADA UNIVERSITAS SWADAYA GUNUNG JATI DI CIREBON YANG DISELENGGARAKAN OLEH YAYASAN PENDIDIKAN SWADAYA GUNUNG JATI DI KOTA CIREBON Ditetapkan di Jakarta Tertanggal 15 September 2015 dan ditandatangani Sekretaris Jenderal Kemenristekdikti Ainun Naim.

Meski turunnya SK di ujung semester ganjil Unswagati tetap baru membuka program S1 PGSD tersebut dimulai pada semester ganjil, maka Prodi PGSD ini baru akan dibuka pada tahun akademik 2015/2016.